Program RISET

By mpu tabah chalifatah aji 13 Sep 2022, 12:51:25 WIB | 303 Kali Dilihat

 

 

  1. Program Madrasah Riset
  2.  

           Adapun program strategis menuju madrasah riset yang telah  dilakukan antara lain:

a. Bidang Kurikulum
Dalam  bidang  kurikulum,  MAN
4 Bantul menggagas sebuah kurikulum plus, yakni kurikulum yang didesain untuk mendorong pengembangan riset di dalamnya. Dalam kurikulum, riset masuk dalam muatan lokal serta terdapat  penekanan  khusus  pada  beberapa  mata pelajaran (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Bahasa Inggris) dalam bentuk pembimbingan KSN/ KSM,  diterapkan  pula jam khusus  untuk pendalaman materi dan penguasaan konsep dalam bentuk:

  1. Praktikum/response (Fisika, Kimia, dan Biologi);
  2. Program intensif  SNMPTN (Matematika,   Fisika,   Kimia,   Biologi,   Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, TPA/Matematika Dasar);
  3. Program   pengembangan   bahasa (Bahasa Inggris/  ECC, Bahasa Arab/  ACC, UKBI/ Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia, dan TOEFL);

                Guna mengembangkan budaya riset di kalangan siswa, MAN 4 Bantul menawarkan   kurikulum ekstra dalam  bidang  penelitian yang dilaksanakan pada ekstrakurikuler.  MAN 4 Bantul akan mengembangkan penelitian dan karya inovatif siswa yang dikelola oleh alumni sesuai bidang keahlian. Program penelitian tersebut terdiri dari tiga rumpun, yaitu :

  1. Sains Dasar (Matematika, Fisika,  Kimia,  dan  Biologi);
  2. Sains  Terapan (Ekologi, Mesin dan Elektronika, Informatika, Energi Alternatif,  dan  Teknologi  Makanan);
  3. Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora (Ekonomi dan Manajemen, Sejarah dan Kebudayaan, Humaniora, Pendidikan  dan Psikologi,  dan  Sosiologi  dan Antropologi).

          Dalam upaya mewujudkan karya-karya ilmiah yang  berkualitas, MAN 4 Bantul  melakukan pembekalan-pembekalan  bidang  penelitian  kepada peserta didik  sejak  kelas  X  melalui  program  mentoring dengan  materi  penulisan karya  ilmiah, metode  penelitian  kualitatif,  metode  penelitian  kuantitatif, penyusunan  instrumen  penelitian,  dan  dasar-dasar statistika.  Masing-masing materi tersebut berdurasi 2 jam  pelajaran.  Adapun tahapan atau tingkatan program penelitian sebagai berikut:

1. Riset Produk Inovatif
Peserta didik kelas X diwajibkan membuat karya
produk inovatif. Karya ini memiliki sifat untuk memudahkan dan mendukung suatu pekerjaan/kegiatan yang berhubungan dengan keadaan keseharian, atau memiliki sifat menghibur dan menyenangkan dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan. Dalam pelaksanaannya, setiap 2 orang peserta didik membuat satu buah karya produk inovatif. Karya ini kemudian dipresentasikan dengan ketentuan meliputi penjelasan latar belakang karya, hasil yang diharapkan, kelebihan atau keunggulan karya, dan rancangan karya.

2. Penulisan Karya Ilmiah dan Penelitian
Tahapan ini merupakan tahapan utama penelitian yang mencakup penulisan karya ilmiah dengan penelitian kualitatif atau kuantitatif. Tahapan ini dilakukan oleh peserta didik kelas XI. Proses pembimbingan dilakukan selama 1 tahun dan evaluasi penelitian dilakukan sebanyak 2 kali oleh tim penguji. Untuk menguji kualitas karya tulis ilmiah penelitian ini, setiap kelompok (2 orang peserta didik) mempresentasikan karyanya dengan mengikuti outline yang telah ditentukan, yakni terdiri dari latar belakang, metode penelitian, kelebihan penelitian, hasil yang diharapkan, dan daftar pustaka.

3. Penelitian Kolaboratif
Tahapan ini bersifat opsional bagi peserta didik
yang ingin melanjutkan karya penelitian dengan jalur kolaborasi antar peserta didik. Penelitian lanjut ini dilakukan lebih mendalam untuk mendapatkan karya penelitian yang berkualitas. Guna mendukung kurikulum suksesnya kurikulum tersebut,  MAN 4 Bantul juga mendorong dan memfasilitasi pembimbingan penelitian peserta didik. Pembimbing penelitian didasarkan pada judul penelitian yang diajukan oleh peserta didik. Pembimbing dapat bersifat perorangan atau tim bergantung pada kompleksitas penelitian yang akan dilakukan. Pembimbingan penelitian  dilakukan oleh tim ahli, yang memungkinkan seorang peserta didik dibimbing dari perguruan tinggi atau lembaga penelitian yang kompeten. Pembimbingan penelitian dilakukan selama 1 tahun (2 semester).

Setiap semester dilakukan uji penelitian oleh 4 penguji terdiri atas 2 pembimbing dan 2 penguji. Pola pembimbingan dan pengujian yang intensif memungkinkan mendapatkan hasil penelitian yang berkualitas. Selain pembimbingan, setiap tahun peserta didik MAN 4 Bantul melakukan penelitian dalam bentuk research study di luar ruang. Dalam setiap penelitian yang dilakukan oleh peserta didik, guru pembimbing mengharuskan peserta didik untuk menggunakan rujukan minimal 3 jurnal terakreditasi. Standarisasi penyusunan karya ilmiah sangat dibutuhkan oleh peserta didik dan pembimbing  dalam rangka menghasilkan karya yang sistematis dan utuh. Oleh karenanya, MAN 4 Bantul membuat buku panduan penelitian yang di dalamnya mengatur tentang tata tulis  baku  penulisan  karya  ilmiah,  time  schedule pembimbingan dan pengujian, daftar tim ahli, dan penjelasan area penelitian. Buku panduan ini juga sebagai kontrol bagi siswa dan pembimbing dalam mencapai tujuan penelitian sesuai dengan yang telah direncanakan.

 

    1. Bidang Sarana Prasarana

MAN 4 Bantul beranggapan bahwa perpustakaan dan laboratorium merupakan sarana penting pada madrasah berbasis riset. Keduanya merupakan jantung penelitian di suatu lembaga penelitian. Oleh karenanya MAN 4 Bantul melakukan revitalisasi terhadap kedua fasilitas ini sebagai komitmen mewujudkan madrasah yang unggul dalam penelitian.  Perpustakaan  dijadikan  sebagai  sumber referensi  utama  siswa  dan  guru  dalam  mengkaji penelitian yang sedang dilakukan.

Fasilitas wifi juga dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi via internet jika buku-buku referensi yang tersedia belum memenuhi. Selain   perpustakaan, laboratorium Matematika dan IPA juga memadai untuk melakukan penelitian-penelitian sederhana dalam bidang sains. Sedangkan untuk penelitian lanjut, MAN 4 Bantul melakukan kerjasama dengan universitas mitra dan lembaga penelitian, seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, UIN suanan Kalijaga, dan Lembaga Penelitian di Yogyakarta.

 

    1. Bidang Kesiswaan

Hasil karya inovatif dan penelitian siswa tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran di kelas, tetapi juga diikutsertakan dalam kompetisi-kompetisi ilmiah. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan siswa dengan kompetisi penelitian di luar madrasah sekaligus meningkatkan kepercayaan diri siswa terhadap potensi yang dimiliki dirinya. Berbagai  kompetisi yang telah diikuti, MAN 4 Bantul telah berhasil  meraih  prestasi  atau  penghargaan  dalam  bidang penelitian.

Selain itu, MAN 4 Bantul juga mendorong minat   penelitian   peserta didik melalui   penyediaan ekstrakurikuler, di antaranya: Karya Ilmiah Remaja (BRC),  Komputer, Elektronika, dan Robotik. Jika ditinjau dari peminatan peserta didik terhadap penelitian, minat siswa terhadap penelitian sangat  beragam.

 

    1. Bidang Hubungan Masyarakat (Humas)

Peran  utama  bidang  hubungan  masyarakat dalam  bidang  penelitian  di  antaranya  melakukan kerjasama dengan universitas mitra ataupun lembaga penelitian.  Kerjasama  ini  tentunya  menyediakan suplai  ahli (expert)  yang  benar-benar  kompeten. Penelitian  berkualitas  lahir  dari  pembimbingan berkualitas.  Berbagai kerjasama penelitian telah dilakukan oleh MAN 4 Bantul dengan berbagai lembaga penelitian baik di tingkat regional maupun nasional. Selain melakukan kerjasama penelitian dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian, MAN 4 Bantul  juga  telah  menerbitkan  jurnal  penelitian sendiri. Jurnal penelitian ini berfungsi sebagai tempat publikasi penelitian yang telah dilakukan oleh guru dan peserta didik. Setiap tulisan hasil penelitian yang akan dimuat  di  jurnal  penelitian  terlebih  dulu  melalui proses  editing  kelayakan  oleh  tim  khusus  yang dibentuk kepala madrasah. Meskipun jurnal ini masih dalam wilayah madrasah, namun pengelola jurnal berupaya agar dapat diakses dari luar madrasah.
Sementara  itu,  guna  meningkatkan  kualitas tenaga pendidik dalam bidang penelitian, maka MAN 4 Bantul mengadakan pelatihan-pelatihan bidang  penelitian  secara  internal  dalam  bentuk kegiatan IHT (In House Training) dalam setiap tahun pelajaran. Tindak lanjut dari kegiatan ini berupa pendampingan guru oleh peneliti dalam melakukan pembimbingan. Pedoman penyelenggaraan program Riset MAN 4 Bantul secara lebih lengkap dan terinci dituangkan dalam Prosedur  Operasional Standar (POS) RISET yang memuat pembelajaran riset bagi peserta didik baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler, bimbingan riset dan semua yang berhubungan dengan pelaksanaan program Riset MAN 4 Bantul.